Seminar Online Matematika Quran Bareng Tigaraksa Satria

Bulan November 2017 yang lalu saya diberi amanah oleh PT Tigaraksa Satri, Tbk – Jakarta untuk memberikan pengenalan Matematika kepada para orangtua di seluruh Indonesia.

Seminar online ini (biasanya disebut webinar) dihadiri oleh sekitar 250 peserta di seluruh Indonesia.

Namanya juga seminar online, para pesertanya bisa mendengarkan sharing yang saya berikan sambil memasak nasi di rumah, menjaga bayi, mengantar anak sekolah, bahkan ada yang sambil mencuci piring, lho!

Luar biasa memang antusias para ibu atau emak-emak milenial ini. Bisa dibayangkan gak sih, sambil mengantar anak sekolah masih sempat mengikuti seminar online? Kebayang gak sih sulitnya mencuci piring sambil menyimak seminar online? Salah fokus saja piring bisa jatuh dan pecah, lho!

Tapi memang seru seminar online ini meski diselingi oleh gangguan teknis sekitar 20 menit karena mendadak koneksi internetnya drop. Tapi alhamdulillah seminar online ini tetap dinantikan oleh para emak milenial hingga selesai jam 14:00 wib.

Oh ya, selain itu saya mengajak sahabat saya Ali Syehan (tuh, yang duduk di samping kanan saya) untuk ikut menjadi pembicara dalam seminar online ini. Sebab, sejak tahun 2003 Ali Syehan ini sudah belajar bersama saya tentang Matematika Qur’an, awal pertama kali saya mengembangkannya dengan serius.

Dan tau gak kalian, siapa Ali Syehan itu? Dia adalah seorang aktor layar lebar. Film terbarunya berjudul “66”, bercerita tentang gangster di Indonesia. Seru lho filmnya!

Tapi disini saya tidak membahas film itu ya, saya hanya membahas Matematika Qur’an 🙂

Dari awal jam 9:00 hingga jam 14:00, terasa banget antusias para emak milenial pada materi ini. Pertanyaan mengalir terus tanpa henti hingga akhir seminar.

Pertanyaan yang paling sulit dijawab adalah: “Pak Bekti, anak saya baru 3 tahun. Apakah bisa saya ajarkan Matematika Qur’an ini?”

Nah lho? Bagaimana cara jawabnya ya? Usia 3 tahun mau belajar Matematika Qur’an. Tapi kalau bermodalkan semangat orangtuanya, dalam hal ini ibunya, kemungkinan itu tetap ada. Artinya Matematika Qur’an bisa diajarkan – atau lebih tepatnya – dikenalkan kepada anak usia 3 tahun.

Mungkin terasa dipaksakan ya? Tapi tidak kok, kemungkinan itu tetap ada asalkan kita bisa tau pendekatan yang kita gunakan. Dan sekarang, materi Matematika Qur’an ini sudah bisa dikenalkan kepada anak usia TK-B. Ya, benar, usia TK-B sudah bisa saya ajari Matematika Qur’an ini. Tentu materinya harus sesuai dengan usianya ya.

Memang sulit menjelaskan jika tanpa praktek. Saran saya, jika Anda mengikuti Kelas IMA Online, ambil durasi yang 3 bulan saja, insyaa Allah Anda bakal tau dengan pasti bagaimana mengajarkan Matematika Qur’an pada anak usia TK-B.

Saya tunggu di ruang Kelas IMA Online ya …

Tinggalkan Balasan

SHARE

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on email

TENTANG PENULIS

INFO LITERA

KELAS IMA ONLINE

×

Cart